Tradisional vs Online

demo-sopir-taksi-2_20160322_160356

Assalamualikum wr.wb. salam online rekan-rekan bloger, setelah hampir sekian lama tertidur akhirnya saya bisa menulis lagi di blog saya ini. Beberapa tahun terakhir sibuk keluyuran keliling Indonesia berbagi ilmu dengan guru-guru dalam penerapan pembelajaran aktif berbasis teknoogi informasi dan komunikasi (TIK) dan sibuk di ruang kuliah shraing pengetahuan dengan para adik-adik mahasiswa.

Setelah lama tak menulis jadi bingung mau memulai tulisan dari  mana, sebenarnya banyak sekali yang ingin di tuangkan dalam tulisan sampai tak tahu mulai dari mana. Jadi terpikir oleh saya untuk menulis sebuah artike tentang Tradisional melawan (vs) Online.

Baru saja semalam saya menyaksikan di setiap stasiun televisi berbagai berita tentang demo anarkis supir angkutan umum di ibukota Jakarta (katanya ish supir angkutan tradisional) kata media, mereka mendemo angkutan umum berbasis online. Sangat menarik memang dengan berbagai pro dan kontra, ada yang mendukung angkutan umum berbasis aplikasi berbasis online di tutup dan ada juga yang senang dengan adanya angkutan berbasis online tersebut. Ada beberapa yang menjadi pertimbangan supir angkutan umum mendemo angkutan berbasis online salah satunya adalah pendapatan mereka berkurang dengan adanya angkutan online tersebut, padahal kalau di tinjau dari segi bisnis itu sesuatu yang sangat wajar, pasti konsumen akan memilih sesuatu yang murah dengan pelayanan yang baik, bahkan dari segi waktu bisa lebih cepat. Jadi wajar saja angkutan berbasis online sangat diminati sebagian besar konsumen yang sibuk dan menginginkan sebuah layanan yang cepat dan murah. Kalau ditinjau dari segi agama (agama Islam), yah yang namanya rezky itu semua milik oorang tergantung bagaimana mereka berusaha dan berdoa agar mendapatkannya. Jadi dari sisi ini saya agak heran dan sedikit lucu dengan alasan pendapatan mereka berkurang.

Alasan lainnya, angkutan umum berbasis online tidak memiliki ijin. Tapi saya yakin tidak semua angkutan berbasis online tidak memiliki ijin. Pasti owner sudah memikirkan itu matang-matang untuk bergelut dibisnis transportasi, walaupun ada memang beberapa yang tidak memiliki ijin dengan dalih mereka hanya kerja sambilan (sejenis rental yang dimiliki perseorangan bukan perseroan) jadi tidak perlu sampai memiliki ijin.

Saya sangat tertarik dengan pidato wakil presiden RI pak Jusuf Kalla (JK) bahwa sekarang zamannya teknologi yang tidak dapat dibendung, mau tidak mau semua harus siap menghadapi hal ini. Kalau duu hanya ada taxi pangkalan, berkembang menjadi taxi yang keliling, kemudian berkembang ke taxi yang bisa di panggil via telepon, berkembang berbasis GPS, dan sekarang zamannya transportasi berbasis Online dengan Aplikasi (android/IOS). Yah sekarang zamannya, pusaran perkembangan teknologi tak dapat di bendung. semua harus siap dari segi mental dan dari segi kemampuan. Semua harus belajar dengan tantangan yang lebih berat kedepannya.

Untuk mempersiapkan generasi pelanjut yang melek teknologi pastinya tidak lepas dari bangku sekolah dan kuliah, tantangan yang akan dihadapi oleh siswa merupakan tantangan yang jelas beda dengan tantangan yang dihadapi orang tua dan guru mereka. Para pendidik harus membuka mata dengan kontroversi seperti yang terjadi sekarang Tradisional vs Online. Jika kita tidak mulai berubah saat ini, mengajar dengan memperkenalkan perkembangan teknologi dengan tempat yang tepat kepada anak-anak kita, maka siaplah untuk menciptakan generasi penerus yang akan menjadi penonton, bahkan penentang kemajuan teknologi, bahkan akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ini yang kebijakannya tidak pro terhadap generasi teknologi.

Silahkan memilih, menjadi manusia yang Tradisonal yang tak melek dengan kemajuan, atau Generasi Emas penerus bangsa dengan peka terhadap perkembangan zaman dan teknologi yang tentunya memiliki akhlak yang mulia. Sekian artike saya kali ini, jika anda senang alhamdulillah, jika menyinggung perasaan mohon maaf. (mrb20)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: