Wisata

tongkonan1

Mengintip Kemegahan Alam Toraja

Pagi itu terasa suhu sangat dingin sekali, jam menunjukkan pukul 2 pagi lewat 10 menit bis kami sudah sampai di depan hotel. Tak terasa kurang lebih 9 jam perjalanan dari Makassar walaupun bis kami sempat tersesat berputar-putar di Tol ReformasiJ. Sesampai di kamar mata ini tak mau terpejam, bukan hanya karena sudah tertidur di perjalanan tapi penasaran dengan kemegahan alam Toraja yang begitu eksotis yang kami akan jelajahi 2 hari ini.

pagiTak terasa sudah pagi, menyempatkan berenang sejenak di hotel kemudian bersiap untuk melakukan perjalanan hari pertama. Kami harus menggunakan mobil dulu ke pemakaman batu Londa kira-kira 5 kilometer dari hotel kami. Disetiap pinggir jalan kami disuguhi dengan pemandangan yang sangat menarik, berdiri dengan gaya yang eksotik rumah adat Tongkonan rumah adat suku Toraja yang konon menurut sejarah asal muasal bangunan ini dari belahan bumi bagian utara sehingga setiap rumah Tongkonan yang di bangun harus menghadap ke utara.

Di pemakaman batu Londa bukan hanya sebatas makam tapi warga sekitar juga membuka beberapa usaha penjualan londapernak pernik khas Toraja, mulai dari seruling bambu, gelang, patung sampai parang khas Toraja terdapat disini. Secara tidak sengaja disekitar pemakaman batu Londa ada seorang warga yang memandikan kerbaunya yang biasa disebut dengan Tedong Bonga yang berwarna putih, yang kata pemiliknya sudah ditawar dengan harga Rp. 120 juta. Maklum kerbau adalah binatang yang saklar yang harus di korbankan saat acara adat Rambusolo, yaitu acara pemakaman orang Toraja yang telah di awetkan selama 2 tahun lamanya, walaupun biasanya ada yang lebih sampai 5 tahun dan ada juga yang kurang dari 2 tahun, tergantung keluarga jenazah.

jalanPerjalanan pun dimulai menuju tempat dimana kami akan diberi pengarahan dan start untuk memulai perjalanan hari pertama. Kami diajarkan menggunakan kompas dan peraturan-peraturan yang berlaku selama perjalanan.

Kami harus berjalan kaki menuju finish di hotel dengan transit dulu di kuburan batu Kete’ Kesu’ sambil beristirahat sambil menikmati keindahan pemandangan alam dan rumah Tongkonan.

Hari kedua pun tiba, kami bersiap-siap untuk menjalani rute lain yang kami pikir akan lebih seru, karena selain jalan darat menuju sungai, kita akan melakukan refting alias arung jeram di sungai Mai’ting. Rute menuju sungai mai’ting dari perkampungan Ma’dong sekitar 1,5 jam perjalanan dengan rute yang sangat curam dan licin, jadi kita harus berhati-hati.

Tak terasa 1,5 jam sudah berlalu kita akhirnya sampai juga di tempat kita akan memulai refting alias arung jeram. berdoaSebelum mulai kami di berikan pelatihan singkat dan panduan keamanan saat melakukan refting, tak lupa kami semua berdoa kepada Tuhan agar diberi keselamatan saat di sungai.

tim-ributPerahu yang kami pakai berjumlah 5 buah, kami dibagi menjadi 5 tim dengan satu perahu terdiri dari 6 orang, 5 orang dari kami dan 1 orng pemandu disetiap perahu. Kami pun membuat kelompok sendiri, kebetulan aku bergabung dengan pak Lham, pak Bahar, Anis, Linda, dan di pandu oleh Obet. Sebelum memulai refting tak lupa tim kami melakukan foto bersama di atas perahu.

Perjalanan kami pun di mulai, rasa takut dan was-was apa yana akan terjadi pada diriku dan yang lain ketika menghadapi jeram, maklum pengalaman pertama. Baru saja diriku berpikir begitu, kami langsung mendapatkan jeram yang sangat deras, satu anggota kami (pak Bahar) jatuh dari perahu, di ikuti dengan perahu di belakang kami yang hanya menyisahkan 2 orang di atas perahu. Lagi-lagi karena pengalaman pertama, kami panik dan lebih-lebih yang jatuh J. Syukurlah anggota yang jatuh dapat diselamatkan dengan menarik bahu pelampungnya dan ada juga yang menggunakan tali.

Lelah mendayung tapi takjub dengan keindahan alam yang begitu alami. Sungai yang diapit oleh 2 buah gunung yang jalanandi tumbuhi oleh pohon-pohon yang hijau dan segar. Sesekali kami melewati air terjun disetiap tebing bukit yang airnya bagaikan pecahan-pecahan intan berjatuhan dari langit. Takjub merupakn kata yang paling pantas aku katakan.

maksiSesekali kami berhenti untuk beristirahat sejenak dan tak lupa kita berfoto untuk mengabadikan keindahan alam yang maha indah ini. Maklum sebagai kenang-kenangan agar orang tahu kami telah melakukan rafting di sungai mai’ting J.

Panas dan kadang-kadang gerimis mewarnai perjalanan kami mengarungi sungai maiting. Lapar mungkin rasa yang tak bisa terelakkan, sudah 2 jam mengarungi sungai kami lalu transit untuk makan siang di tempat yang tidak kalah indahnya dari air terjun yang telah kami lalui sebelumnya. Sempat berfoto-foto di dapan air terjun untuk di jadikan sebagai kenangan.

Perjalanan pun dilanjutkan, kata pemandu kami perjalanan tinggal sedikit tinggal melejeramwati jeram-jeram kecil saja. Di sepanjang perjalanan rute terakhir kami lebih banyak melakukan sprint untuk sampai ke garis finish dan menyempatkan berfoto-foto. Juga saling serang menggunakan air, ada juga yang sengaja membalikkan perahunya karena kami telah memasuki zona aman mendekati garis finish.

Setelah mengeringkan badan, kami kembali ke hotel untuk beristirahat dan berkemas-kemas untuk kembali ke Makassar keesokan harinya.

Advertisements

4 Responses to Wisata

  1. Aflah Jatenk says:

    Wah keren Abiiizzzz boz. kapan Aku bisa diajak ke Bumi Toraja ? ke Kandan Ayam Jantan dari Timur. Keren keren. Salam dari Tanah Jawa Tengah

  2. uchie says:

    asik bgt c jalan2 teruz….
    kapan bisa jalan2 bareng???
    It`s impossible…
    hehehe

  3. ucil says:

    seru…
    seakan2 aq juga ikutan disana..
    asik bgt c k..

  4. dhira says:

    seru….
    klu ke tator ajak2 juga y……….
    kn lewat depan rumahx aq…..
    itupun klu kk G naik pesawat pergix………
    ehehehheehhhehehheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: